Dari Lanca, Forbes Anti Narkoba Bone Kobarkan Semangat Perang Melawan Narkoba

BONE, WAJAHNEGERI.COM – Suasana malam di kawasan wisata Permandian Lanca, Desa Lanca, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sabtu (31/10/2026).

Menjadi momentum memperkuat kepedulian dan kebersamaan dalam memerangi ancaman penyalahgunaan serta peredaran narkotika.

Melalui kegiatan Kemah Anti Narkoba, Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone menggelorakan semangat perlawanan terhadap narkoba sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil bagian dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus DPP Forbes Anti Narkoba Bone, pengurus Forbes wilayah Bone Utara, unsur TNI-Polri, perwakilan pemerintah kecamatan, Kepala Desa Lanca beserta jajaran, serta masyarakat setempat.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Lappae bersama sejumlah santrinya juga turut hadir dan memandu jalannya kegiatan, menghadirkan suasana religius, kekeluargaan, dan kebersamaan dalam gerakan sosial melawan narkoba.

Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka, menegaskan bahwa upaya memerangi narkoba tidak boleh hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga dan lingkungan sekitar, harus mengambil peran aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, gerakan melawan narkoba harus dimulai dari kesadaran pribadi, kemudian diperkuat melalui kepedulian keluarga, tetangga, hingga lingkungan masyarakat yang lebih luas.

“Melawan narkoba harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, tetangga, dan wilayah kita masing-masing. Jangan menunggu orang lain bergerak. Kita semua punya tanggung jawab menjaga lingkungan agar terbebas dari narkoba,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan kepedulian dan keberanian seluruh masyarakat. Pengawasan terhadap pergaulan generasi muda, perhatian orang tua, serta kepekaan terhadap kondisi lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun benteng perlindungan dari ancaman narkotika.


Dukungan terhadap kegiatan Kemah Anti Narkoba juga datang dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam). Perwakilan pemerintah kecamatan, Kapolsek Tellu Siattinge beserta jajaran, Danramil Tellu Siattinge beserta jajaran, serta Kepala Desa Lanca menyampaikan dukungan terhadap gerakan pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi gambaran pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman narkotika yang dapat merusak kehidupan individu, keluarga, dan tatanan sosial masyarakat.

Gerakan antinarkoba tidak cukup berhenti pada imbauan dan kegiatan seremonial. Diperlukan komitmen, kepedulian, serta langkah berkelanjutan agar upaya pencegahan dapat tumbuh dan berjalan hingga tingkat desa dan lingkungan keluarga.

Semangat tersebut semakin diperkuat melalui pembacaan ikrar bersama melawan narkoba yang dipandu Ketua I Forbes Anti Narkoba Bone, Syamsuddin. Seluruh peserta mengikuti ikrar sebagai bentuk pernyataan sikap dan komitmen untuk menolak narkoba serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Tidak hanya diisi dengan penyampaian pesan dan pembacaan ikrar, kegiatan Kemah Anti Narkoba juga dikemas dengan suasana kebersamaan melalui lomba domino silaturahmi yang menyediakan hadiah uang tunai bagi para peserta.

Kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat hubungan antara pengurus Forbes, aparat keamanan, pemerintah, pihak pesantren, dan masyarakat.

Kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi modal sosial untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kerja sama dalam mengawal gerakan pencegahan narkoba di tengah masyarakat.

Momentum Hari Sumpah Pemuda 2026 turut memberikan makna tersendiri bagi kegiatan tersebut. Semangat persatuan dan perjuangan generasi muda hendaknya tidak hanya menjadi slogan dalam peringatan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata untuk menjaga masa depan bangsa dari ancaman narkotika.

Dari Permandian Lanca, Forbes Anti Narkoba Bone menyerukan pentingnya membangun gerakan bersama melawan narkoba. Masyarakat diajak untuk tidak bersikap acuh, berani peduli, serta mengambil tanggung jawab dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Sebab, melindungi generasi muda bukan hanya tugas pemerintah dan aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Bersatu melawan narkoba, menjaga keluarga, menyelamatkan generasi, dan mewujudkan Bone yang lebih aman serta bebas dari ancaman narkotika.

(Zul/Red)

Baca Juga:  Wabup Bone: Pertamina Setujui Drop Tangki Tambahan, Satgas Siap Tindak Oknum Penyalahgunaan Solar-Pertalite

Pos terkait