Jelang Adipura 2026, Pemkab Bone Gelar Jalan Pagi dan Aksi Bersih Lingkungan di Kelurahan Toro

TORO, WAJAHNEGERI.COM – Pemerintah Kabupaten Bone terus memperkuat upaya menjaga kebersihan lingkungan dalam rangka persiapan menghadapi penilaian Adipura 2026. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan jalan pagi yang dirangkaikan dengan aksi memungut sampah di Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), unsur TNI/Polri, tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, serta masyarakat setempat.

Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi sarana untuk melihat secara langsung kondisi kebersihan wilayah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Staf Ahli Bupati Bone Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, A. Arman Boby, S.STP., M.Si., bersama Asisten II dan sejumlah OPD yang tergabung dalam kelompok kerja terkait.

Staf Ahli Bupati Bone Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, A. Arman Boby, S.STP., M.Si., yang mengoordinasikan tim intervensi kebersihan, menegaskan bahwa kegiatan jalan pagi dan aksi bersih lingkungan merupakan bagian dari upaya mempersiapkan wilayah menghadapi penilaian Adipura 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memantau kondisi lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga kebersihan.

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan kondisi yang ditemukan selama kegiatan berlangsung, sampah di sepanjang rute jalan pagi tidak terlalu banyak. Meski demikian, upaya menjaga kebersihan tetap perlu dilakukan secara konsisten agar kondisi lingkungan dapat terus dipertahankan.

Melalui koordinasi lintas OPD dan pemerintah wilayah, pembenahan kebersihan diharapkan dapat berjalan lebih terarah, dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan tertata.

Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan jalan pagi yang dirangkaikan dengan aksi memungut sampah merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan.

Menurutnya, persiapan penilaian Adipura harus diikuti dengan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan, baik di lingkungan permukiman maupun di fasilitas umum.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat sangat diperlukan agar upaya pembenahan kebersihan di wilayah Kecamatan Tanete Riattang Timur dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Harapan kami, semangat gotong royong ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini atau hanya karena persiapan penilaian Adipura. Kebersihan harus menjadi kebiasaan sehari-hari, dimulai dari diri sendiri, rumah, dan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Andi Habibie juga mengajak seluruh jajaran pemerintah kelurahan, unsur terkait, dan masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga kebersihan wilayah demi menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan tertata.

Sementara itu, Lurah Toro, Rosmiati HL., S.Sos., mengatakan bahwa kegiatan jalan pagi dan aksi memungut sampah merupakan salah satu bentuk persiapan wilayah Kelurahan Toro dalam menghadapi penilaian Adipura 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mengajak seluruh peserta untuk membiasakan diri menjaga kebersihan melalui tindakan sederhana, seperti memungut sampah yang ditemukan di sepanjang jalan.

“Jalan pagi ini merupakan salah satu upaya persiapan menghadapi penilaian Adipura. Jadi, sambil berjalan santai, kita juga memungut sampah apabila menemukannya di sepanjang jalan. Dengan begitu, kegiatan ini bukan hanya untuk kesehatan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Rosmiati berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan, tidak hanya di sekitar tempat tinggal, tetapi juga di jalan, fasilitas umum, dan lingkungan lainnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kelurahan Toro untuk terus membangun kebiasaan hidup bersih dan memperkuat semangat gotong royong.

“Pesan kami kepada masyarakat, mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan dan biasakan menjaga kebersihan mulai dari lingkungan masing-masing. Jika semua pihak memiliki kepedulian yang sama, lingkungan yang bersih dan nyaman dapat kita wujudkan bersama,” pesannya.

Kegiatan jalan pagi dan intervensi kebersihan di Kelurahan Toro tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bone, Hasnawati Ramli, S.Sos., M.Si.; Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Andi Pakharuddin Makkulau, S.Sos.; Kepala Dinas Perhubungan, Andi Syamsul Musrya, S.STP., M.Si.; Kepala Dinas Pekerjaan Umum, H. Askar, S.T., M.Si.; serta Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Andi Herman, S.TP., M.Si.

Hadir pula PPK Tanete Riattang Timur, Andi Akbar Syahruddin, S.E.; Kasadar, S.T., M.Si.; unsur Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA); Marlina Tamrin, S.Pd., Kepala Unit KBKS bersama penyuluh BKKBN Tanete Riattang Timur; Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, S.T., M.Si.; serta Sekretaris Camat, Andi Supardi, S.E.

Selain itu, kegiatan diikuti Lurah Toro, Rosmiati HL., S.Sos., para lurah se-Kecamatan Tanete Riattang Timur, Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan UPT Puskesmas Bajoe, unsur UPTD 19 Toro dan UPTD 12/79 Toro, serta masyarakat, termasuk penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.

Adapun OPD dan unsur yang mendukung kegiatan intervensi kebersihan meliputi Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan; Dinas Peternakan; Dinas Ketahanan Pangan; Dinas Kelautan dan Perikanan; Dinas Lingkungan Hidup; Dinas Koperasi dan UKM; Dinas Perindustrian; Dinas Perdagangan; Dinas Ketenagakerjaan; Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR); Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air; Dinas Perhubungan; Dinas Pariwisata; RSUD Datu Pancaitana; serta Balitbangda.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap kepedulian terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat melalui kolaborasi pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat.

Persiapan penilaian Adipura 2026 diharapkan tidak hanya mendorong pembenahan lingkungan menjelang penilaian, tetapi juga menumbuhkan budaya hidup bersih yang diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat gotong royong dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kelurahan Toro dan Kecamatan Tanete Riattang Timur yang bersih, sehat, nyaman, serta mendukung upaya Kabupaten Bone meraih hasil terbaik dalam penilaian Adipura 2026.

(Zul/Red)

Baca Juga:  Putus Rantai Kemiskinan, Bupati Bone Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Solusi Konkret Akses Pendidikan Gratis

Pos terkait