Jelang Penilaian Adipura 2026, Pemkab Bone Gelar Jalan Pagi dan Intervensi Wilayah di Kelurahan Lonrae

WAJAHNEGERI.COM, BONE– Pemerintah Kabupaten Bone terus mengintensifkan upaya pembenahan lingkungan dalam rangka persiapan menghadapi Penilaian Adipura Kabupaten Bone Tahun 2026. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan jalan pagi dan intervensi wilayah yang dilaksanakan di Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik, di antaranya Jalan KH. Syamsuri, Jalan KH. Syamsuddin, dan kawasan Kampung KB. Kegiatan ini melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan dan kelurahan, unsur kesehatan, serta masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dikoordinasikan oleh Staf Ahli Bupati Bone Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, A. Arman Boby, S.STP., M.Si., dengan dukungan Asisten II beserta sejumlah OPD yang tergabung dalam kelompok kerja terkait.

Adapun OPD dan unsur yang terlibat meliputi Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, RSUD Datu Pancaitana, serta Balitbangda.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peninjauan kondisi lingkungan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengidentifikasi persoalan kebersihan di wilayah permukiman, termasuk masih ditemukannya sampah yang berserakan di sejumlah titik. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah dan masyarakat.

Staf Ahli Bupati Bone Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, A. Arman Boby, S.STP., M.Si., selaku salah satu koordinator kegiatan, menegaskan bahwa intervensi wilayah merupakan bagian dari upaya mendorong pembenahan lingkungan secara langsung dan berkelanjutan.

Menurutnya, persiapan Penilaian Adipura 2026 harus diikuti dengan tindakan nyata di lapangan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Seluruh OPD diharapkan menjalankan peran masing-masing, bersinergi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta menata lingkungan agar lebih tertib, sehat, dan nyaman.

“Melalui kegiatan jalan pagi dan intervensi wilayah ini, kita ingin melihat langsung kondisi lingkungan sekaligus mendorong langkah pembenahan yang nyata. Persoalan kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari bersama-sama menjaga kebersihan mulai dari lingkungan rumah masing-masing,” demikian pesan yang dapat disampaikan oleh A. Arman Boby.

Camat Tanete Riattang Timur, A. Habibie, S.T., M.Si., juga diharapkan terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan mewujudkan lingkungan yang bersih tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah dan menjaga halaman serta saluran di sekitar tempat tinggal.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Kelurahan Lonrae, agar tidak membuang sampah sembarangan. Sampah yang dibuang di jalan, saluran air, maupun tempat yang tidak semestinya dapat mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Mari kita mulai dari diri sendiri dengan membersihkan halaman rumah, menjaga saluran tetap bersih, dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan,” demikian pesan yang dapat disampaikan Camat Tanete Riattang Timur.

Sementara itu, Lurah Lonrae, Hj. Ramlah Hardianti, S.Sos., diharapkan mengajak seluruh warga untuk menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membiarkan sampah menumpuk maupun berserakan di sekitar rumah dan fasilitas umum.

“Kami mengajak seluruh warga Kelurahan Lonrae untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Mari membersihkan halaman rumah masing-masing, memastikan sampah tidak berserakan, serta tidak membuang sampah sembarangan di jalan maupun saluran air. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang sehat, nyaman, dan indah bagi kita semua,” demikian pesan yang dapat disampaikan Lurah Lonrae.

Dari sisi kesehatan, keterlibatan tim kesehatan UPT Puskesmas Bajoe menjadi bagian penting dalam mendorong kesadaran masyarakat mengenai hubungan antara kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga. Lingkungan yang kotor serta sampah yang menumpuk berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, menjadi tempat berkembang biaknya vektor penyakit, dan mengganggu kenyamanan warga.

Kepala UPT Puskesmas Bajoe, Bd. Marlina, S.T., diharapkan turut mengingatkan masyarakat agar membangun perilaku hidup bersih dan sehat, dimulai dari rumah tangga. Warga diminta membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan halaman, membersihkan saluran air, serta tidak membiarkan sampah menumpuk di sekitar permukiman.

“Kami mengimbau masyarakat Kelurahan Lonrae agar semakin sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan. Sampah yang dibuang sembarangan dapat menimbulkan masalah kesehatan dan mengganggu kenyamanan bersama. Karena itu, mari kita biasakan membersihkan halaman rumah masing-masing, menjaga lingkungan tetap rapi, dan mengelola sampah dengan baik. Kebersihan merupakan salah satu langkah penting untuk melindungi kesehatan keluarga dan masyarakat,” demikian pesan yang dapat disampaikan Kepala UPT Puskesmas Bajoe.

Melalui kegiatan jalan pagi dan intervensi wilayah ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten. Sinergi antara OPD, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.

Persiapan Penilaian Adipura 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan pembenahan sesaat, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup bersih yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Bersama Masyarakat, Turun ke Lapangan, Benahi Bone.

(Zul/Red)

Baca Juga:  Bupati Bone Perketat Sistem Rekomendasi BBM, 1 September 2026 Berlakukan Aturan Baru

Pos terkait