WAJAHNEGERI.COM, BONE – Pemerintah Kabupaten Bone terus mengintensifkan upaya pembenahan lingkungan dalam rangka persiapan menghadapi Penilaian Adipura Kabupaten Bone Tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan jalan pagi dan intervensi wilayah yang dilaksanakan di Kelurahan Tibojong, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di sepanjang Jalan Yos Sudarso dan Jalan A. Celleng dengan melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, petugas kesehatan, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kebersihan, menata lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan secara berkelanjutan.
Kegiatan dikoordinasikan oleh Staf Ahli Bupati Bone Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, A. Arman Boby, S.STP., M.Si., dengan Asisten II sebagai wakil koordinator. Sejumlah OPD dan unsur terkait turut dilibatkan sesuai dengan pembagian tugas dalam mendukung persiapan penilaian Adipura.
Adapun OPD yang bertugas meliputi Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, RSUD Datu Pancaitana, serta Balitbangda.
Staf Ahli Bupati: Kebersihan Harus Menjadi Gerakan Bersama
Staf Ahli Bupati Bone Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, A. Arman Boby, S.STP., M.Si., selaku salah satu koordinator kegiatan, menegaskan bahwa persiapan Penilaian Adipura tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan pembersihan sesaat, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan jalan pagi dan intervensi wilayah merupakan langkah untuk melihat langsung kondisi lingkungan, mengidentifikasi titik-titik yang perlu dibenahi, sekaligus memperkuat koordinasi antar-OPD dalam menjaga kebersihan dan penataan kawasan.
“Persiapan Adipura ini membutuhkan kerja sama dan komitmen semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta membiasakan diri membersihkan halaman dan area di sekitar rumah masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kebersihan lingkungan harus dijaga setiap hari, bukan hanya ketika menjelang penilaian. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan lingkungan di Kabupaten Bone semakin bersih, sehat, tertata, dan nyaman untuk ditinggali.
“Semangat kita adalah bersama masyarakat, turun ke lapangan, benahi Bone. Ini bukan semata-mata untuk meraih penghargaan, tetapi juga untuk membangun kebiasaan hidup bersih dan meningkatkan kualitas lingkungan bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Camat Tanete Riattang Timur Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian
Camat Tanete Riattang Timur, A. Habibie, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan intervensi wilayah merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah dalam memastikan kebersihan lingkungan di wilayah kecamatan berjalan secara nyata dan berkelanjutan.
Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kelurahan Tibojong, untuk berperan aktif menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di saluran drainase, pinggir jalan, maupun tempat-tempat yang bukan peruntukannya.
“Kami mengimbau masyarakat agar memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan. Mari mulai dari lingkungan rumah masing-masing, membersihkan halaman, mengumpulkan sampah pada tempatnya, serta memastikan saluran air tetap bersih dan tidak tersumbat,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Pemerintah kecamatan bersama pemerintah kelurahan akan terus mendorong partisipasi warga agar kegiatan kebersihan tidak hanya dilakukan pada saat menjelang Penilaian Adipura, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.
Ia berharap, melalui kolaborasi antara pemerintah, OPD, petugas lapangan, dan masyarakat, wilayah Tanete Riattang Timur dapat semakin tertata serta mendukung upaya Kabupaten Bone dalam menghadapi Penilaian Adipura Tahun 2026.
Lurah Tibojong Sri Rejeki Adriani Tekankan Kebersihan Halaman Rumah
Lurah Tibojong, Sri Rejeki Adriani, S.E., turut mengajak seluruh warga untuk mendukung kegiatan jalan pagi dan intervensi wilayah dengan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, dimulai dari rumah masing-masing.
Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan kewajiban bersama seluruh masyarakat. Halaman rumah, saluran drainase, dan lingkungan sekitar harus senantiasa dirawat agar tetap bersih, rapi, dan nyaman.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kelurahan Tibojong agar membersihkan halaman rumah masing-masing, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak membiarkan sampah menumpuk di sekitar tempat tinggal. Mari kita jaga kebersihan mulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah kita sendiri,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar warga tidak membuang sampah ke saluran air maupun di pinggir jalan karena dapat mengganggu kebersihan, menimbulkan bau tidak sedap, dan menyebabkan saluran tersumbat.
Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih memerlukan kesadaran dan kedisiplinan seluruh warga. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat dapat terus bergotong royong serta mendukung program pemerintah daerah dalam menyukseskan persiapan Penilaian Adipura Kabupaten Bone Tahun 2026.
Tim Kesehatan UPT Puskesmas Bajoe Ingatkan Bahaya Sampah bagi Kesehatan
Sementara itu, perwakilan tim kesehatan UPT Puskesmas Bajoe, Bd. Marlina, S.T., menekankan bahwa kebersihan lingkungan memiliki hubungan erat dengan kesehatan masyarakat. Sampah yang dibuang sembarangan, terutama di saluran air dan sekitar permukiman, berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, mengundang lalat dan tikus, serta menjadi tempat berkembang biak nyamuk apabila menimbulkan genangan air.
Ia mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan halaman rumah, serta memastikan tidak ada wadah atau tempat yang dapat menampung air dan menjadi sarang nyamuk.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan karena kebersihan lingkungan sangat berpengaruh terhadap kesehatan keluarga. Mari rutin membersihkan halaman dan sekitar rumah, menjaga saluran air tetap lancar, serta membiasakan pola hidup bersih dan sehat,” pesannya.
Tim kesehatan juga mendorong masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar, mengingat pencegahan penyakit dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten di rumah dan lingkungan tempat tinggal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya menjaga kebersihan tidak hanya berorientasi pada penilaian, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bersama Masyarakat, Turun ke Lapangan, Benahi Bone
Pelaksanaan jalan pagi dan intervensi wilayah di Kelurahan Tibojong menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk menghadapi Penilaian Adipura Tahun 2026.
Keterlibatan berbagai OPD, pemerintah kecamatan dan kelurahan, unsur kesehatan, serta masyarakat diharapkan mampu mempercepat pembenahan kawasan dan meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan.
Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bone untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup sehari-hari, dimulai dari rumah, halaman, saluran drainase, hingga fasilitas umum.
Bersama masyarakat, turun ke lapangan, benahi Bone. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Kabupaten Bone diharapkan semakin bersih, sehat, tertata, dan siap menghadapi Penilaian Adipura Tahun 2026.
(Zul/Red)
Jelang Penilaian Adipura 2026, Pemkab Bone Gencarkan Jalan Pagi dan Intervensi Wilayah di Kelurahan Tibojong





