WajahNegeri.Com, Bone – Menteri Agama (Menag) Prof.Dr.H.Nasaruddin Umar mengajak umat Budha di Indonesia untuk menjadikan momen Perayaan Puncak Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 sebagai sarana berkontemplasi.
Dengan kontemplasi, Menag yakin spiritual dan jiwa umat akan semakin tertata. Selain itu kontemplasi mampu membuat hubungan sosial kemasyarakatan terbangun menjadi lebih baik, seperti yang didoktrinkan oleh Sidhartha Gautama, hal tersebut diucapkan lewat Visual tidak bisa hadir walau keinginan hadir apalagi dikampung halaman namun padatnya kegiatan tidak sanggup hadir yang disampaikan lebih dahulu oleh Tokoh Kerukunan Umat Budha Bhante Dhammasubho Mahathera dalam Perayaan Puncak Tri Suci Waisak 2570 BE Tahun 2026 di Graha Saloka Saba Vihara Dharma Palakka, Watampone, Minggu (28/08/2026).
Sementara Bhante Dhammasubho Mahathera meyakini jika manusia melakukan kontemplasi maka kepribadian bisa lebih matang. Pikiran, sikap maupun tindakan yang cenderung negatif pun akan lebih mudah dikendalikan. Agar kehidupan lebih bermakna umat Buddha mengajarkan betul ajaran Sidharta Gautama yang tidak silau dengan hal-hal keduniawian, sebaliknya Siddhartha adalah potret seorang guru sejati yang mengajarkan keselamatan, menghormati sesama makhluk dan juga mencintai kedamaian.
Hadir dalam Perayaan Puncak Tri Suci Waisak 2026 Bupati dan Wakil Bupati Bone beserta Ibu, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel, mewakili Danrem 141/Tp, Wakapolres Bone, Danyon C Pelopor Brimob Polda Sulsel, Danramil Kota (wakili Dandim 1407/Bone), Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kantor Kemenag Bone, Ketua PSMTI Bone, para Pengurus Vihara Bone dan daerah lain, Organisasi Agama FKUB dan 6 Bikhu serta tamu undangan lainnya.
Dalam perayaannya, Bhante mengajak umat untuk mengikuti jejak Sang Buddha Siddhartha Gautama bahwa dalam memperingati Waisak 2570 melakukan berbagai kegiatan hingga pelaksanaan detik-detik Waisak melalui Puja Manta Doa 24 jam tanpa henti.
Ratusan ribu umat Buddha yang datang dari berbagai daerah di Indonesia regional Sulawesi Selatan dan Barat maupun luar juga memeriahkan perayaan ini (Dhany)
Menag: Jadikan Waisak Momentum bagi Umat Buddha Berkontemplasi Arti Kehidupan





