Aksi Nyata Jaga Kebersihan Pesisir: Camat Tanete Riattang Timur Ajak Warga Bersihkan Tanggul Bajoe

WajahNegeri.Com, BONE – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, menggelar aksi bersih-bersih lingkungan secara serentak. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan strategis, yakni Tanggul Bajoe, Kelurahan Bajoe, pada Kamis (5/6/2026).

Aksi gotong royong ini melibatkan unsur Forkopimcam, aparatur pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta ratusan masyarakat setempat. Sejak pagi hari, para peserta terlihat antusias menyisir sepanjang area tanggul dan pesisir untuk mengumpulkan sampah plastik serta limbah lainnya yang berserakan. Selain pembersihan, peserta juga melakukan penataan lingkungan agar kawasan publik tersebut tampil lebih rapi, asri, dan nyaman bagi pengunjung.

Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelestarian alam sekaligus menindaklanjuti instruksi Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.

“Kegiatan ini adalah tindak lanjut langsung dari arahan Bapak Bupati Bone agar seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat senantiasa proaktif menjaga kebersihan di wilayah masing-masing. Pada momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 ini, kami mengajak semua pihak untuk tidak hanya sekadar berbicara, tetapi turun tangan melakukan aksi nyata,” ujar Andi Habibie di lokasi kegiatan.

Andi Habibie menekankan bahwa kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir seperti Tanggul Bajoe, memegang peranan vital dalam menciptakan kualitas hidup yang sehat. Kawasan ini menjadi wajah pariwisata dan pusat aktivitas masyarakat Bone, sehingga kondisinya harus tetap terjaga.

“Arahan Bupati sangat jelas bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kesadaran masyarakat tidak hanya muncul saat ada acara seremonial, melainkan tertanam sebagai budaya harian. Mulai dari hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya hingga menjaga keindahan lingkungan sekitar rumah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andi Habibie menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan semata-mata tugas pemerintah daerah, melainkan kewajiban moral setiap warga negara. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memberikan edukasi praktis bahwa fasilitas umum adalah milik bersama yang harus dirawat secara kolektif.

“Tanggul Bajoe dipilih karena intensitas kunjungan masyarakat yang tinggi. Melalui aksi ini, kami ingin menunjukkan contoh konkret bahwa dengan kerja sama antara pemerintah dan warga, kita mampu menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan bebas dari polusi sampah,” pungkasnya.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan sinergi positif antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bone yang hijau dan berkelanjutan.

(Zul/Red)

Baca Juga:  Sambut Hari Pajak 2026, KPP Pratama Watampone Gelar Business Development Service di Wajo

Pos terkait