Uji Kemampuan Siswa Sekolah Rakyat, Bupati Andi Asman Sulaiman: Matematika dan Ekonomi Fondasi Kesejahteraan

WajahNegeri.Com, BONE – Suasana proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) berlangsung berbeda dari hari biasanya. Kehadiran Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, di lembaga pendidikan tersebut bukan sekadar kunjungan kerja seremonial belaka. Di dalam ruang kelas, orang nomor satu di Kabupaten Bone ini memilih untuk duduk membaur bersama para siswa, berdialog, mengajar, sekaligus berbagi pengalaman mengenai pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama masa depan. Pada Rabu (20/5/2026),

Di hadapan para peserta didik, Bupati tidak hanya menyapa dan memberikan motivasi, melainkan terlibat langsung dalam proses instruksional. Beliau mengajak para siswa berdiskusi aktif, mulai dari membedah pelajaran matematika hingga konsep-konsep ekonomi sederhana yang berkaitan dengan pendapatan, pengelolaan keuntungan (profit), dan manajemen keuangan dasar.

Menurutnya, mata pelajaran matematika dan ilmu ekonomi bukan sekadar teori di atas kertas, melainkan bekal krusial dalam kehidupan nyata, baik saat membangun usaha mandiri maupun ketika memasuki dunia kerja profesional.

“Matematika menjadi penunjang penting dalam kehidupan. Tidak hanya saat bekerja, tetapi juga dalam berwirausaha dan pengelolaan ekonomi keluarga. Pelajaran ini sangat erat kaitannya dengan persoalan kesejahteraan,” tegas Bupati di hadapan para siswa.

Momentum berharga ini sekaligus menjadi ruang refleksi bagi para peserta didik di Sekolah Rakyat. Bupati mengingatkan agar seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar ini dengan kesungguhan hati. Sebab, tidak semua anak memiliki kesempatan emas untuk menikmati fasilitas pendidikan yang lengkap, terintegrasi, dan nyaman.

Diketahui, di Sekolah Rakyat BLK Bone, para siswa tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga mendapatkan fasilitas penunjang yang mumpuni. Mulai dari asrama yang layak, kebutuhan sandang, konsumsi harian, hingga dukungan pembelajaran berbasis teknologi mutakhir. Sistem pembelajaran di sekolah ini telah mengintegrasikan perangkat digital seperti Chromebook, laptop, dan infrastruktur teknologi lainnya untuk menunjang mutu pendidikan.

Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh siswa untuk senantiasa mensyukuri fasilitas yang telah dialokasikan oleh pemerintah daerah tersebut.

“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Belajarlah dengan sungguh-sungguh karena tidak semua anak bisa mendapatkan fasilitas lengkap seperti yang ada di sini,” ujarnya memberikan suntikan semangat.

Suasana kelas semakin hidup dan interaktif ketika Bupati menguji langsung kemampuan numerasi para siswa. Pertanyaan demi pertanyaan taktis dilontarkan, mulai dari operasi perkalian, pembagian, hingga hitungan matematika dasar lainnya. Ruang kelas yang awalnya tenang seketika berubah penuh antusiasme saat para siswa saling berebut untuk memberikan jawaban terbaik. Bagi para siswa, momen ini menjadi pemantik semangat yang luar biasa karena mendapatkan perhatian dan bimbingan langsung dari kepala daerah.

Usai berinteraksi dengan para siswa, Bupati kemudian menggelar agenda pertemuan dengan para pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat. Dalam arahannya yang lugas, beliau menekankan pentingnya memperluas jangkauan sosialisasi mengenai keberadaan dan program Sekolah Rakyat kepada masyarakat luas.

Beliau mendorong manajemen sekolah untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan aplikasi digital, hingga melakukan langkah jemput bola melalui kunjungan lapangan (field visit). Langkah ini dinilai penting agar informasi mengenai Sekolah Rakyat dapat tersampaikan secara masif dan tepat sasaran.

Menurut Bupati, sejauh ini masih banyak elemen masyarakat di Kabupaten Bone yang belum memahami secara utuh konsep, sistem pendidikan, fasilitas yang disediakan, hingga tujuan utama kehadiran Sekolah Rakyat, khususnya bagi keluarga yang kurang mampu secara ekonomi.

“Sekolah Rakyat ini hadir sebagai komitmen dan jawaban pemerintah atas kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, sosialisasi harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan agar masyarakat mengetahui keberadaannya dan dapat memanfaatkannya dengan optimal,” pungkasnya tegas.

Kunjungan kerja ini meninggalkan pesan substantif yang mendalam. Di ruang belajar sederhana namun dipenuhi energi positif tersebut, Bupati Bone menunjukkan bahwa pembangunan sektor pendidikan bukan sekadar urusan mendirikan infrastruktur fisik atau menyediakan fasilitas semata, melainkan tentang bagaimana menghadirkan kepedulian nyata, motivasi, dan harapan baru demi masa depan generasi bangsa. (Zul)

Baca Juga:  Target 85 Persen, Gerindra Fokus Menangkan BerAmal di Bone Utara.

Pos terkait