WajahNegeri.Com, Bone – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Dr.H.Wahyuddin Hakim, S.Ag.,M.Hum melalui moment Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2) Bone, luncurkan buku berjudul “Renjana Pamungkas” usai Upacara Hardiknas di Halaman MAN 2, Kab.Bone.
“Di momen yang berharga ini, yaitu peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Hj. Hermayani, S.Pd.,M.Pd meluncurkan Buku merupakan kumpulan cerpen dan memoar yang merupakan Karya Fiksi dengan Tokoh, Konflik dan resolusi yang dibalut kepekaan terhadap kehidupan.
Memoar berisi dua bagian tulisan pribadi para siswa yang mengungkapkan pengalaman nyata para siswa mulai dari tantangan dalam menempuh pendidikan, keinginan melanjutkan pendidikan hingga motivasi yang mereka miliki dan ditulis secara jujur berdasarkan apa yang mereka rasakan individu siswa.
Hj Hermayani yang merupakan anak ke 7 dari 7 bersaudara dari pasangan (Alm) H.Junudi dan (Alm)Hj.Nare memiliki dua anak walau tumbuh sebagai anak yatim piatu tetapi tekat untuk hadirkan literasi generasi Z terus dikembangkan.
“Saya melihat sendiri di komunitas literasi sekolah, antusiasme siswa masih perlu banyak dorongan. Sebagai guru, kami sadar bahwa jika hanya bicara saja tidak akan cukup untuk menggerakkan Gen Z, maka kami memilih membangun kepercayaan lewat bukti nyata. Karena kami percaya, untuk bisa menulis dengan kuat, seseorang harus lebih dulu menjadi pembaca yang kuat. Prosesnya kami mulai dari Januari, agar hadir tepat di Hari Pendidikan Nasional. Gen Z butuh sesuatu yang keren, yang bisa mereka lihat dan rasakan sendiri” ujar Hermayani yang juga Guru di MAN 2 Bone.
“Pada dasarnya saya bekerja sendiri dalam mewujudkan buku ini. Sebagai penanggung jawab, saya yang mengumpulkan para siswa untuk menuangkan tulisan mereka, sekaligus membimbing, menyunting/mengedit, hingga memastikan karya ini layak untuk diterbitkan” ungkapnya
Hj.Hermayani sempat memaparkan kalimat motivasi bersama Kepala Sekolah MAN 2 Bone dan Kabid. Pembinaan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel di prototipe spanduk berharap buku ini dapat menghidupkan semangat literasi bagi generasi Z. Perjalanan yang kami tempuh dalam mewujudkan buku ini menjadi bukti nyata bahwa menulis adalah sesuatu yang bisa dilakukan oleh siapa saja, cukup dengan mencurahkan perasaan dan pengalaman dari peristiwa yang pernah dilalui, dan dari situlah sebuah karya lahir.
Semoga hal ini menumbuhkan kepercayaan diri generasi muda untuk berani mengangkat pena dan menghasilkan karya mereka sendiri.
Dalam peluncuran buku ini dihadiri pejabat utama jajaran Kemenag Bone, Kasi TU, para KUA wilayah kecamatan sekitar Kota Watampone Kepala Sekolah dan para Guru MAN 1 dan MAN 2 dan peserta upacara yang berasal dari MAN 1 dan 2 (staf, Pramuka, PMI, pelajar berprestasi dan paskibra).
Antopologi cerpen salah satu bentuk literasi yang populer dalam memperingati Hardiknas pendidikan perjuangan guru, semangat belajar siswa atau kisah inspiratif dipedalaman inilah yang dilakukan Hj.Hermayani sebagai bentuk ekpresi dan gerakan literasi dibukukan sebagai dokumentasi kreativitas yang sejalan semangat perjuangan Ki Hadjar Dewantara berikan edukasi melalui cerita fiksi yang inspiratif.
Bagi penggemar literasi, ini saatnya mengunjungi MAN 2 bisa dilihat langsung bukunya komunikasi sosok penulisnya dan berbagi pengalaman sehingga buku tersebut bisa terbit (Dhany)
Sosok Dibalik Peluncuran Buku “Renjana Pamungkas” Di Moment Hardiknas 2026 MAN 2 Bone





