Budayakan Bersih Lingkungan, Bupati Bone Turun Langsung Bersihkan Lorong hingga Panen Sayuran

BONE, WAJAHNEGERI.COM– Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, turun langsung memimpin kegiatan jalan pagi yang dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih lingkungan di Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik lingkungan, termasuk lorong-lorong permukiman warga. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat budaya hidup bersih sekaligus mengintensifkan penataan lingkungan menghadapi penilaian Adipura 2026.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bone menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan tidak boleh sebatas kegiatan seremonial atau hanya dilakukan ketika menghadapi penilaian Adipura. Menurutnya, kebersihan harus menjadi budaya, kebiasaan, dan kesadaran yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

“Jangan hanya karena ada penilaian Adipura kita membersihkan lingkungan. Ini harus menjadi kebiasaan dan kesadaran kita bersama. Kebersihan lingkungan penting untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat dan nyaman,” tegas Andi Asman Sulaiman.

Ia menekankan, tanggung jawab menjaga kebersihan bukan hanya berada di pundak pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kesadaran tersebut harus dimulai dari lingkungan rumah tangga, halaman rumah, hingga lorong-lorong permukiman.

Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata tidak cukup hanya melalui gerakan sesaat, tetapi harus dibangun dengan kedisiplinan dan kepedulian bersama secara konsisten.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Bone bersama rombongan juga menyusuri Lorong Bugis di Kelurahan Manurunge. Tidak hanya melakukan pemantauan kebersihan, rombongan turut melaksanakan panen sayuran yang dibudidayakan oleh warga di kawasan lorong tersebut.

Aktivitas ini menjadi contoh nyata bahwa lorong permukiman tidak hanya dapat ditata agar bersih dan asri, tetapi juga bisa dimanfaatkan menjadi ruang produktif melalui budidaya tanaman pangan dan sayuran.

Pemerintah Kabupaten Bone berharap gerakan tersebut mampu menjadi pemantik bagi masyarakat untuk semakin aktif menjaga kebersihan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan di sekitar tempat tinggal.

Penilaian Adipura bukan sekadar mengejar penghargaan, tetapi menjadi momentum membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen mendorong gerakan kebersihan secara berkelanjutan demi mewujudkan Bone yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

(Zul/Red)

Baca Juga:  Bupati Bone Lepas Pawai Gema Hijriah 1 Muharram 1448, Ribuan Peserta Semarakkan Tahun Baru Islam

Pos terkait