WajahNegeri.Com, Bone – Kedatangan Jamaah Haji Kabupaten Bone dari Tanah Suci disambut oleh pihak keluarga suka cita walau dalam kondisi hujan deras saat sejumlah Bus memasuki halaman Masjid Agung Al Islami, Jl.Ahmad Yani, Kabupaten Bone, Rabu (03/06/2026).
Walau kedatangan Jamaah Haji terlihat tidak tertib namun Aparat Keamanan dari Polres, Kodim 1407, Denpom, Dishub dan Satpol PP tetap humanis memberikan kesempatan keluarga Jamaah laksanakan momen pertemuan antara jamaah dengan keluarga lepas rindu sekaligus bersyukur atas kembalinya tamu Allah dalam keadaan sehat selamat yang telah menunggu lebih 40 hari.
Pembimbing Haji Kloter 3 UPG Embarkasi Hasanuddin H.Agung mengatakan padat pesawat di Bandara King Abdul Azis Jeddah menjadikan terjadi Deadline atau penundaan 6 jam belum lagi transit di bandara medan.
Pada Kloter 03 UPG (Kloter 1 Bone) terdiri dari 382 jamaah salah satu penjemput terlihat sedih meneteskan air mata karena orangtua atau kakeknya meninggal di Madina, Camming Sade Sakka asal Desa Sailong, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan meninggal dunia karena sakit yang juga merupakan Jamaah Tertua di Kloter ini.
Suasana Haru ditunjukkan saat keluarga menanyakan barang-barang kenangan almarhum (seperti pakaian ihram, tas, dokumen, dan barang pribadi lainnya) diserahkan kepada keluarga, tangis haru dari anakpun pecah Keluarga yang awalnya menantikan kepulangan dengan suka cita, tiba-tiba harus menerima kenyataan pahit bahwa sanak keluarga mereka tidak kembali dalam keadaan hidup
Meskipun ada duka yang mendalam ini, 382 jamaah lainnya tetap menyambut kepulangan keluarga dengan bahagia dan bersyukur atas keselamatan mereka setelah menunaikan ibadah haji .momen ini menjadi puncak dari impian mereka yang akhirnya terwujud walau rela lama menunggu (Dhany)
Kedatangan Jamaah Haji Kloter O3 UPG/ 1 Bone Mengalami Keterlambatan 6 Jam 1 Jamaah Meninggal Di Kloter ini.





