Cegah Kasus Campak dan Rubella, Camat Andi Habibie Pimpin Aksi Turun Lapangan Bagikan Brosur Kesehatan

WajahNegeri.com, BONE — Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang Timur berkolaborasi dengan jajaran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bajoe mengambil langkah tegas dan cepat dalam merespons tren penurunan cakupan imunisasi dasar anak. Tim gabungan lintas sektor ini turun langsung ke lokasi permukiman warga untuk mensosialisasikan pencegahan penyakit Campak dan Rubella. Senin (20/4/2026),

Aksi jemput bola ini dipimpin secara langsung oleh Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, ST., M.Si., dengan didampingi oleh Sekretaris Camat (Sekcam), Andi Supardi, SE. Turut hadir membaur bersama warga yakni Lurah Toro, Rosmiati Hl, S.Sos., yang hadir mewakili lurah se-Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kepala Puskesmas Bajoe, Bd. Marlina, serta para Ketua Tim Penggerak (TP) PKK tingkat kecamatan dan kelurahan. Rombongan ini secara aktif membagikan brosur edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Langkah strategis tersebut diambil sebagai bentuk kewaspadaan dini pemerintah daerah menyikapi munculnya temuan kasus infeksi di beberapa wilayah lain. Melalui pendekatan langsung ke masyarakat, diharapkan kesadaran para orang tua mengenai pentingnya imunisasi dapat kembali meningkat secara signifikan.

Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, menegaskan bahwa kesehatan anak-anak di wilayahnya adalah prioritas utama yang harus dijaga bersama.

“Langkah turun lapangan ini adalah wujud komitmen nyata dan kehadiran pemerintah dalam melindungi warganya. Kami secara tegas mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak abai terhadap ancaman penyakit Campak dan Rubella. Mari bersama-sama kita lindungi generasi penerus bangsa dengan memastikan anak-anak kita mendapatkan hak imunisasi secara lengkap dan tepat waktu,” tegas Andi Habibie.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Puskesmas Bajoe, Bd. Marlina, turut menyoroti pentingnya langkah preventif medis yang harus segera disadari oleh para orang tua.

“Tren penurunan cakupan imunisasi ini merupakan alarm bagi kita semua yang harus disikapi dengan tindakan nyata. Campak dan Rubella adalah penyakit yang sangat menular dan berisiko tinggi bagi tumbuh kembang anak. Kami dari tim kesehatan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal, namun kami juga sangat mengharapkan kesadaran proaktif masyarakat untuk segera membawa putra-putrinya ke Posyandu atau layanan kesehatan terdekat,” ungkap Bd. Marlina.

Kolaborasi aktif antara aparat pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, dan para kader PKK ini diharapkan mampu menekan potensi penyebaran penyakit menular sekaligus mengembalikan angka partisipasi imunisasi di Kabupaten Bone, khususnya di wilayah Kecamatan Tanete Riattang Timur. (zul)

Baca Juga:  Wabup Bone Pimpin Rapat Penetapan Zakat Fitrah 1447 H/2026 M Tetapkan Besaran dan Ketentuan Fidiyah

Pos terkait