Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Al Jabbar, di Hadiri Kasat Intelkam Polres Pelabuhan Mks, AKP.Muh. Yufsin

WajahNegeri.com, Bone – Gema takbir menyelimuti Kabupaten Bone, khususnya Kelurahan Jeppe’E, Kecamatan Tanete Riattang Barat, saat ribuan umat Muslim memadati Masjid Al Jabbar yang berada di area perkampungan. Jl. Gunung Rinjani untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Sabtu (21/03/2026).

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri tingkat Kabupaten Bone tidak terpusat dengan kehadiran Menteri Pertanian Republik Indonesia di Bakunge, Kec.Ponre yang juga kampung halaman Andi Amran Sulaiman, sehingga Bupati Bone berkewajiban mendampinginya yang juga kakak kandung Mentan sementara Lapangan Merdeka tetap dilaksanakan untuk wilayah pusat Kabupaten Bone, karena terbagi sehingga semua Masjid terbuka untuk laksanakan shalat idul fitri termasuk Masjid Al Jabbar yang baru pertama laksanakan Shalat Idul Fitri 1447H.

Masjid yang didirikan oleh Mantan Kapolda Sulsel dan Sumsel, Irjen A.Rian R. Djayadi, atas amanah leluhurnya meminta Kasat Intelkam Polres Pelabuhan Makassar, AKP. Muh. Yusfin untuk hadir berjamaah dengan masyarakat dan kerabat Andi Rian membawa amanah sekaligus memantau pengelolaan Masjid yang dipercayakan kepadanya sejak Masjid Al Jabbar dibangun sampai digunakan oleh ummat Islam.

Dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447H/2026M bertinda selaku imam ustadz Ahmad, S.Pd., M.Pd dan Khatib Shahibul Khair, S.H.,M.H Staf Kementerian Haji dan Umroh Kab.Bone.

Kegiatan Shalat Id di Masjid tersebut dihadiri beberapa Kerabat Irjen Pol Andi Rian dan tokoh masyarakat sekitar Masjid serta Kasat Intelkam Polres Pelabuhan Makassar ikutkan keluarga besarnya.

Dalam khutbah, Shahibul Khair mengatakan Idul Fitri menjadi peristiwa untuk membersihkan hati.

“Inilah saatnya untuk merobohkan berhala dirimu manusia yang secara terang-terangan
kita puja selama ini,” katanya.

Ia mengatakan Idul Fitri ini merupakan hari raya fitrah bagi semua, hari raya kesucian manusia, hari raya sebagai makhluk yang hanif, makhluk yang merindukan kebenaran.

Sikap fitrah, ujar dia dengan logat bugis manifestasi dari fitrah kesolehan sosial dengan dilandasi semangat ketauhidan atau lailahaillah, kemanusiaan, kebersamaan, dengan saling memaafkan, utamanya jaman ini sudah minim anak menghargai orangtuanya.

“Itulah sebetulnya makna Idul Fitri dalam implementasi kehidupan kita sehari-hari,” katanya.

Ia juga mengajak umat Muslim melaksanakan perintah Allah dan menjauhi kemurkaan-Nya, sembari menjaga kualitas iman kepada Allah SWT yang tertambat dalam batiniah sebagai umat Muhammad Rasulullah SAW.

Sementara AKP.Muh. Yusfin
selaku penanggung jawab operasional masjid menyebut Lebaran menjadi puncak kemenangan yang ditunggu umat.

“Momen tersebut dapat dimanfaatkan pemerintah dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat persaudaraan (ukhuah),” katanya.

Jamaah padati Masjid Al Jabbar umumnya kaum hawa melebihi setengah masjid. Jamaah secara antusias memadati Masjid Al Jabbar ada beberapa yang berfoto dengan kemegahannya Masjid yang unik untuk mengikuti Shalat Idul Fitri 1447 Hijariah pada Sabtu.

Mereka mulai memadati masjid tersebut sejak 06.00 Wita, dengan lantunan Takbiran

Tidak berselang lama setelah kedatangan AKP.Muh. Yusfin, panitia pelaksana sekaligus imam Masjid Ustadz Ahmad membacakan tata cara shalat idul fitri dan pimpin shalat berjamaah, dilanjutkan ceramah dan saling bermaafan.

“Berdasarkan hisab dan tidak adanya hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026,” kata Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar dalam Konferensi Pers Sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah di Kantor Kemenag di Jakarta, Kamis (19/3).

Ia menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah adanya hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag RI, yang menyebutkan bahwa tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (Dhany)

Baca Juga:  Wujudkan Implementasi 15 Program Kemenimipas, Kakanwil Laksanakan Penguatan Tusi di Lapas Watampone

Pos terkait