WajahNegeri.Com, BONE – Kepala Puskesmas (Kapus) Kecamatan Cenrana, Hj. St. Rahmah HS, membantah keras isu terkait adanya dugaan pemotongan dana kapitasi sebesar 50 persen terhadap pegawai di lingkungan Puskesmas Cenrana. Rahmah menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar dan sama sekali tidak memiliki dasar kuat.
Menurut Rahmah, mekanisme penyaluran dana kapitasi dari BPJS Kesehatan telah diatur secara sistematis dan transparan. Ia memastikan seluruh dana yang diterima langsung disalurkan ke rekening pribadi masing-masing pegawai tanpa melalui perantara atau potongan apa pun.
”Tidak ada pemotongan sepeser pun. Begitu dana kapitasi dari BPJS diterima, sistem langsung mentransfernya ke rekening masing-masing pegawai melalui Bank BPD,” tegas Rahmah saat memberikan keterangan, Jumat (27/3/2026).
Terkait adanya perbedaan jumlah yang diterima pegawai, Rahmah menjelaskan bahwa besaran dana kapitasi bersifat fluktuatif. Hal ini bergantung pada penilaian kinerja, tingkat kehadiran pegawai, serta total klaim kapitasi yang dicairkan oleh pihak BPJS setiap bulannya.
”Masalah kinerja dan kehadiran itulah yang memengaruhi naik-turunnya penerimaan setiap pegawai. Selain itu, jumlah dari BPJS sendiri memang tidak selalu tetap setiap bulan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia pemberitaan salah satu portal media online yang menyebutkan adanya keluhan pegawai terkait pemotongan tersebut. Rahmah pun meminta masyarakat dan pihak terkait untuk tidak mudah percaya pada informasi yang bersifat menyesatkan dan tidak terverifikasi.
”Kami tegaskan kembali, berita mengenai pemotongan 50 persen itu sama sekali tidak benar. Kami menjalankan prosedur sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya. (*)
Bantah Dugaan Pemotongan 50 Persen, Kepala Puskesmas Cenrana: Dana Masuk Langsung ke Rekening




