Satu Tahun Menjabat, Bupati Andi Asman Bawa Ekonomi Bone Melejit 6,03 Persen, Tertinggi dalam Enam Tahun

WajahNegeri.Com,BONE – Genap satu tahun kepemimpinan Bupati H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., dan Wakil Bupati H. Andi Akmal Pasluddin, Kabupaten Bone mencatatkan prestasi gemilang di sektor ekonomi. Di bawah nakhoda keduanya, pertumbuhan ekonomi Bone tahun 2025 sukses menembus angka 6,03 persen, sekaligus menjadi capaian tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Angka ini menempatkan Kabupaten Bone di posisi kedua dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan, tepat di bawah Kota Makassar. Tren positif ini menunjukkan lompatan signifikan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana pada 2020 ekonomi Bone sempat terkontraksi di angka minus 0,25 persen dan berfluktuasi hingga mencapai 5,56 persen pada 2024.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Secara nilai absolut, Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Bone atas dasar harga berlaku mencapai Rp54,21 triliun, sementara atas dasar harga konstan berada di angka Rp28,45 triliun.

“Alhamdulillah, secara nilai absolut, kita berada di urutan kedua setelah Kota Makassar,” ujar Andi Asman kepada awak media, Jumat (27/2/2026).

Sektor Pertanian dan Program Inovatif Jadi Penopang
Menurut Bupati, lonjakan ekonomi ini dipicu oleh sinergi anggaran pusat dan provinsi, terutama pada sektor infrastruktur serta optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR). Namun, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung utama melalui program IP300.

“Melalui program ini, pendapatan petani meningkat drastis. Hal ini diperkuat dengan harga gabah yang saat ini sangat berpihak kepada petani,” jelasnya. Selain padi, sektor jagung dan program Makan Bergizi Gratis yang mengedepankan bahan pangan lokal turut andil dalam menekan konsumsi luar daerah dan meningkatkan perputaran uang di Bone.

Geliat UMKM dan Realisasi KUR yang Masif
Sektor UMKM juga menunjukkan taji, salah satunya terlihat dari tingginya aktivitas ekonomi di Taman Arung Palakka. Andi Asman mencontohkan, dari sektor parkir saja, daerah mampu menyerap Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp200 juta, yang menandakan tingginya daya beli dan kunjungan masyarakat.

Menutup keterangannya, Bupati menyoroti keberhasilan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menjadi motor penggerak usaha kecil. Berdasarkan data per Desember 2025, realisasi KUR di Bone menembus angka Rp1,7 triliun hingga awal 2026.

“Bone menjadi salah satu daerah dengan penyaluran KUR tertinggi di Sulawesi Selatan yang didominasi oleh sektor pertanian dan peternakan. Ini adalah bukti bahwa ekonomi kerakyatan kita berjalan dengan baik,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:  Nikmati Lezatnya Menu Baru Saoenk Cobek Bone, Ibrahim: Kami Selalu Menyajikan Menu Terbaik Untuk Pecinta Kuliner

Pos terkait